Selasa, 29 November 2016

Jalan Sempit Menelan Korban

Inderalaya-Truk PS 125 nomor polisi (novol)  BG 8087 DG yang mengangkut getah karet dari arah Inderalaya menuju Palembang, terperosok di jalan lurus dan bablas menghantam rawa-rawa.
            Akibatnya, sepanjang jalan macet total dari Jalan Lurus - Simpang Pemulutan Palembang.  Kejadian tersebut, Senin (28/11), sekitar pukul 13.00 WIB.
Lantaran, jalan semakin sempit dan berlobang ditambah semua kendaraan melewati jalan itu, akibatnya, menimbulkan banyak korban. Menurut saksi mata sekitar, Wawan, saat di perjalanan lokasi kejadian truk dengan beban berat itu, melaju dengan kecepatan tinggi. “Sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kecepatan,” pungkasnya.
Tiba-tiba dari arah berlawanan ada mobil yang melaju kearah Indralaya. Truk memilih mundur, agar mobil dapat melintas. “Nah, saat itulah truk getah karet terpelosok kerawa-rawa,” bebernya.
Dari musibah yang dialaminya, Amar, seorang pengemudi mengaku menderita kerugian sekitar Rp.20 juta. Beberapa karet yang hilang akibat kejadian itu. Alhasil, ada bajing lompat sebelum truknya terpelosok.
“Waktu itu kondisinya hujan lebat, jadi suasana sangat sepi dan jalan licin, Apalagi saya selalu melintasi jalan ini, dan tidak ada jalan lain yang bisa dilewati,” ujarnya.
           Pemerintah seharusnya membuat jalan pintasan sehingga mengurangi kemacetan, bukan malah melebarkan jalan kesamping.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar